Wednesday, January 2, 2013

2012 Khusnul Khatimah

Duduk di ruang tunggu bandara Adi Sujipto pada Desember 2010, menulis di jurnal pribadi... saya akan selalu ingat hari itu: hari di mana saya takjub mengetahui saya berada di sana seorang diri, bepergian sendirian. Hari itu merupakan sebuah pencapaian besar bagi saya, yang menghabiskan hampir seumur hidup di satu tempat saja: Maccopa, Maros.

Saya selalu berpikir tentang bepergian, berpindah. Imam Syafii berpetuah tentang perpindahan, tentang perjalanan, hijrah -semua mungkin sudah mengenal sajak-sajak diwan tersebut. Dan saya meyakini dalam darah saya -seperti yang saya warisi dari Aba, bahwa dalam perpindahan, perjalanan dan hijrah, ada perenungan tentang ciptaan Allah, dan karenanya melahirkan kebijaksanaan.

Kita semua berupaya menjadi bijaksana seiring waktu, berpindah bukan hanya dalam hal jasmaniyah, namun juga ruhaniyah. Dan hidup ini, adalah perpindahan yang tidak pernah berhenti. Alhamdulillah.
*
Hari ini kita berpindah. Masa lalu sangat jauh, masa depan sangat dekat. Semoga kita bisa lebih bijaksana lagi.

Tuesday, December 4, 2012

Bidaya As-salj

Pagi ini saya spontan bangkit dari tempat tidur tanpa basa-basi. Di luar kamar, ada gerak-gerik mencurigakan. Seperti hujan yang memiliki bayangan. Bayangan hujan tentu nampak, jika dia sedikit lebih padat. Ternyata benar, yang sudah lama dinanti akhirnya tiba! (bagi saya, saya menanti 23 tahun untuk melihatnya dengan mata kepala sendiri)

: Salju.

Allah Maha Suci! Allah Maha Besar! Sungguh sulit menggambarkan perasaan hati saat saya berdiri di halaman belakang rumah, dan butiran putih salju jatuh dan leleh di telapak tangan saya. Mungkin inilah yang dinamakan bahagia: bertemu sesuatu yang telah lama kita rindukan. Rasanya salju ini khusus diturunkan Allah dari langitNya untuk saya seorang.
Entahlah momen itu rasanya familiar.
*
"It's not too snowy here, in the Netherlands." kata Margarita, salah satu kawan kelas statistika.
"Tahun lalu saljunya turun bulan Februari," kata Dinda.
"It's a little bit unexpected. Still it's beautiful." pungkas Patricia.
*
"Bilma'i wassalji walbardi." Aba mengomentari foto saya. Subhanallah benar juga, ternyata kita menyebut as-salj lima kali sehari dalam sholat wajib kita, sehingga wajar bagi seorang muslim untuk memiliki kerinduan padanya, meski di beberapa belahan bumi, tak pernah bertemu. Wajarlah bagi seorang muslim untuk bahagia menemuinya. Wajarlah bagi seorang muslim untuk merasa familiar dengannya. Karena benarlah bahwa makhluk Allah ini adalah satu yang terspesial. Bersama air dan embun, ia dapat melunturkan dosa.

Alhamdulillah untuk salju di awal musim dingin.

Saturday, December 1, 2012

Mist is in between

O, thin ice on the abandoned leaves
O, black crows, sore crowds
O, silent air who keeps your thought

I will tell you emptiness and hush it! Not a sound.
What makes us apart is not deviation

: back to back. Noises. It is.

Said it was smokes in the sky, 
Said it was clouds above the ground,
and mist is in between,
so for your voices and condensed breath.

I will tell you serenity and clear it! Not a single thing.
Not a sound. Not a single thing.
And the mist stays in between.
Tilburg, NL. Nov 30th, 12