Saturday, August 28, 2010

Menikah dan blablabla

Bagai gaung, bunyinya memantul-mantul.

DIALOG 1 (Ida & Aba)
"Ida, Aba mau itikaf."
"Oke Ba, doakan saya biar lancar skripsi. Selesai cepat dan cumlaude."
"Tenang, Aba doakan. Yang utama biar kamu dapat jodohnya cepat."

DIALOG 2 (Raidah & Ust. Mukhlisah)
"Raidah, habis kuliah rencanamu apa?"
"Lanjut, ustadzah."
"Ah tidak! Walimahlah dulu! Tidak baik nikah pas dewasa sekali. Kalau kamu tidak bisa ketemu, biar saya yang cari."

DIALOG 3 (Ridho, Bu Desa & Hari)
"Tipemu yang bagaimana, Dho?"
"Yang hafal qur'an 30 juz. Hihi..."
"Saya hafal juz 30, Dho!"

DIALOG 4 (Idho & Ayu)
"My objectives are: sec a job, marry, and being good housewive."
"Goodness Ayu, won't you see the world? Housewive stays at the kitchen."
"No, Dho. It wasn't like that. Won't you marry?"
"Well...,"

DIALOG 5 (Idho & Teman-teman Posko)
"Please do send me your wed invitation."

DIALOG 6 (Ida & Ummi)
"Mestinya kamu berdoa, biar dapat suami yang sholeh. Seperti Ummi dulu."

DIALOG 7 (Ridho & Bu Desa)
"Bu, tadi habis tarwih saya mimpi jalan sama perawan tua tetangga kita itu...," []

2 comments:

Perempuan Semesta said...

Dialog 8 (Ridho-nesia & Bintang Rubi)
"Aku ingin mengenal lelaki yang kau ceritakan itu..."

Raidah Intizar said...

Dialog 9 (Aku & Bintang Rubi)
"Aku sendiri tak ingin mengenalnya lebih dari nama."